Liputan Khusus Kriminal
Beranda Peristiwa Heboh! Warga Bongkar Dugaan Penimbunan Gas Subsidi di Muara Tembesi

Heboh! Warga Bongkar Dugaan Penimbunan Gas Subsidi di Muara Tembesi

Video Viral: “Gas Banyak, Tapi Dibilang Habis!”

BATANG HARI — Media sosial kembali memanas. Sebuah video yang diunggah akun Facebook bernama Muhammad Al-Fatir, Jumat (23/1) petang, memicu kemarahan publik. Dalam unggahan tersebut, seorang warga Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batang Hari, merekam langsung dugaan praktik penimbunan gas LPG 3 kg bersubsidi oleh salah satu pangkalan setempat.

Video berdurasi beberapa menit itu memperlihatkan seorang ibu-ibu yang kecewa karena ditolak membeli gas dengan alasan “stok habis.” Namun, kecurigaan memuncak ketika ia masuk ke dalam ruko dan mendapati tumpukan tabung gas melon yang masih bersegel—tersusun rapi, namun tak dijual.

“Gas banyak, tapi dibilang habis. Saya cuma minta satu, buat masak,” ucapnya lantang dalam video, sembari menunjuk ke arah tumpukan gas. Ia juga menyerukan agar pemerintah turun tangan, menyebut bahwa praktik semacam ini menyulitkan warga kecil yang sangat bergantung pada gas subsidi.

Unggahan ini langsung viral dan menuai reaksi keras dari warganet. Banyak yang mengecam dugaan permainan distribusi dan diskriminasi pelayanan. Beberapa komentar menyebut bahwa praktik semacam ini bukan hal baru, dan kerap terjadi menjelang akhir bulan atau saat pasokan terbatas.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak pangkalan yang diduga terlibat belum dapat dikonfirmasi. Tim Liputan Khusus Kriminal telah berupaya menghubungi pihak terkait, namun belum memperoleh tanggapan resmi karena waktu sudah di luar jam kerja.

Perlu ditegaskan, informasi yang beredar saat ini masih bersifat sepihak dan membutuhkan klarifikasi lebih lanjut dari pihak bersangkutan. Tim tetap berpegang pada prinsip keberimbangan dan akan memperbarui informasi setelah konfirmasi resmi diperoleh.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi secara utuh. Dugaan pelanggaran distribusi gas subsidi adalah isu serius yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Jika benar terjadi, ini bukan sekadar pelanggaran administratif—melainkan bentuk pengkhianatan terhadap keadilan sosial.

Pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan instansi terkait diharapkan segera turun tangan. Jangan biarkan kepercayaan publik terhadap distribusi subsidi dirusak oleh segelintir oknum yang bermain di balik kelangkaan.

🛡️
Tim Liputan Khusus Kriminal
Tajam dalam Fakta, Tegas dalam Etika.
Kami hadir bukan untuk menghakimi, tapi untuk mengungkap—dengan keberimbangan, konfirmasi, dan keberanian.(Siti P)**

Komentar
Bagikan:

Iklan